17/02/2017

Dan Saya Bingung

Akhir-akhir ini, entah apa yang ada di pikiran saya. Banyak sih. Sangking banyaknya, saya bingung apa yang harus saya prioritaskan. Wait, sebenernya kepikiran juga sih, sebenernya apa sih tujuan saya? Kerja? Sekolah? Apa tujuan saya? GA JELAS.

Oke. Saya seorang lulusan S1 Planologi salah satu universitas negeri di Jawa Timur. Pernah kerja di konsultan, tapi dua tahun lalu nasib membawa saya untuk menjadi seorang pegawai negeri. Dengan background pendidikan saya, awalnya saya direncanakan akan menjadi seorang ANALIS PENGEMBANGAN WILAYAH. Sesuai kan?? Itu awalnya.. Tapi birokrasi berkata lain. Sampai saya ditempatkan menjadi seorang PENGOLAH DATA DAN BAHAN di SUBDIREKTORAT WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL yang berubah nama menjadi SUBDIREKTORAT KELAUTAN DAN PERIKANAN. Udah bingung belum? Saya aja yang punya kerjaan bingung..

Jadi PNS itu, kita (eh, saya) minim untuk bisa memilih. Dalam artian untuk  karir. Apalagi saya masih anak kemarin sore dan berasal dari jalur umum. Iya, instansi saya punya sekolah kedinasan. Dan sudah merupakan rahasia umum, kalau para lulusannya akan lebih dipertimbangkan. Sekarang gamau ngomongin itu sih. Maybe next time..

OK, back to the focus. Jadi, kebayang kan bingung yak, background apa, sekolah apa, kerjaan apa, jodohnya siapa (eh).. Sebenernya saya ga ada masalah mau ditempatin dimana aja. Orang kerja jadi PNS itu ngapain sih? Ya itu itu aja.. Administrasi, iya.. Asrot, oke.. Nganggur, sering.. Hehehe.. Orang-orang di kantor juga sama aja. Mereka semua pada baik baik, meskipun kadang juga ada yang bikin bete, tapi yaweslah. Saya rasa semua lingkungan kerja pun  akan sama. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Ye kan??

Yang jadi masalah sekarang adalaaaaah.. Saya sekarang lagi lanjut studi S2 dan kayaknya salah ambil jurusan. Baru kali ini lho, saya mikir apa saya emang ga sesuai sama planologi. Secara instansi saya berkaitan dengan kebijakan dan regulasi. Eh nekat ambil jurusan teknis. TATA RUANG. Mamam ga tuh??
Well, nasi udah jadi bubur. Kudunya bisa ditambahin ayam suwir, kuah kare, kecap, sambel, sama krupuk. Tapi saya bingung soalnya gatau gimana bikin ayam suwir dan goreng krupuknya. Jadi, saya sekarang sedang berusaha meraba bagaimana resepnya. Harusnya sih tanya ke mamang tukang bubur tapi di Birmingham ga ada yang jualan bubur ayam. Hehehe..

Mungkin sebenernya ga ada yang salah. Mungkin juga belum telat buat merencanakan semua. Tapi saya bingung harus mulai dari mana. Kadang ngerasa ga punya motivasi. Kadang ngerasa jadi orang paling o'on disini. I feel like I should not belong here. You are in the wrong place, honey..
Tapi apa iya, Allah salah taruh orang? That's IMPOSSIBLE, I think..
Allah itu Maha Benar, Enji.. Pernah denger ga nduk, Allah ga akan memberikan ujian di luar batas kemampuan umatNya?? Tapi kenapa ya kok ngerasa disini bukan tempat saya..
Astaghfirullah, kebanyakan ngeluh ga ada effort. Ga boleh! Ga boleh kayak gini..

16/02/2017

Leeds Part 1

When I was starting to write this blog, I haven't decided the title yet. Too many ideas to describe what happened in last three days. Yeah, my 'new' story has began..

Friday, 10 Feb 2017
It was my turn to laundry. Not too many dirty clothes, so I started at 9 or 10 am. I think I had enough time to wash all of them. But I were wrong. The power of social media drove me crazy. By only move my thumb up and down, I can spend one hour minimum just for checking my account.
And I forgot my real task for that day. I can't stop playing my phone till I heard the Old Joe was ringing 12 times. Homaigaaat.. I haven't finished my laundry yet.

Why should I finish it earlier? Because today Mba Restu and me want to visit mba Yusniar in Leeds. It was our plan since a week ago. We have prepared it well, so we didn't want to be late. But, the problem was I haven't finished my laundry but we needed to go to Aldi to bought some foods for our trip aaaaand abang asked me to buy some things to for him. Fyuh.

Well, and we arrived at 3 pm from Aldi. No!! There was no time for doing anything else. We should go to the bus stop at 4 pm maximum, because our bus will depart at 5.45 pm. Hurry up baby.. We were gonna be late.. Oh yeah, FYI I went to the bus stop by leaving my laundry on the washing machine because it haven't finish to drying step.

We decided to go to Hill Street (the bus stop) by bus, due to the time limit that we had. And finally we arrived at the bus stop on time. 4.30 pm. Not bad.. Fyuh.. But, it was so sad because ur bus was delayed. Rrrrrrrr... We stood at the bus stop, waited it came for one hour. Poor us!!!

The bus arrived at the bus stop at 5.20 pm. So baad!! And unfortunatey, the seats were full! I think God doesn't give any permission for us to go to Leeds. LOL.
Mba Restu and I sat separately, but stll in the same row.  My 'seat-mate' get off in Manchester, and then Mba Restu moved to my seat.

One hour later, we arrived at Leeds.. Yeeaay..
But our happiness should be ended. After arrived at the bus station, I wanted to go to the toilet. As usual, I should pay 20p for it. I tried to find my coin purse. But, NOTHING..
What did I do? Calm down.. Maybe it was in my bag. NO!! NOTHING..
PANIC?? Of course..
After trying to find it everywhere, I decided to call the bus and bank call centre, because the purse contains my student ID, bank card, railcard and bank notes. GOD please help me!!

09/02/2017

My (not really) Lucky Life [1]

It's been 5 months I lived here.. Birmingham..

Yeah, I've never ever ever thought that I will stay here for studying. Ga pernah kepikiran buat lanjutin sekolah S2, SAMA SEKALI. Apalagi di luar negeri.. Enggak! Babar BLAS!

Jujur, sekolah di sini amat sangat menyenangkan sekali. Kampusnya gede. Lib nya modern n lengkap. Fasilitasnya juga oke punya. Bukan mau membandingkan dengan sekolah atau universitas di Indonesia, tapi ya memang begitulah yang saya rasakan. Nyaman.

Disini, saya stay di private house (tar deh diceritain awalnya nemu rumah ini). Sharing dengan 3 teman Indo saya yang lain. Jarak rumah kami deket banget sama kampus. Kalo kata temen-temen mah ngampus tinggal ngesot. Tapi ga ngesot juga sih. Tapi emang dekeeeet banget. Ga sampe 5 menit jalan kaki juga udah sampe ke gerbang kampus. Kalo mau dibandingin yo kayak gerbang samping kampus UB ke Watugong lah..

Enak ya, tinggalnya deket kampus. Ga usah jauh jalan, ga capek, bisa bangun siang..
Itu dulu...
Awalnya sih seneeeng banget tinggal di deket kampus. Enak lah..

Tapi ternyata, ga seindah itu saudara..
Tibalah pada saat bulan kedua tinggal disini (kalo ga salah). Jadi, ceritanya kami disini share juga buat makanan. Semacem ada iuran bulanan buat logistik dan kami (dulu) sering masak bareng buat makan malem (dan makan siang kalo pas lagi pada ga kuliah).

Adalah salah satu former tenant yang masih lanjutin sekolah juga, yang punya timbangan badan (awalnya amaze sama sosok abang ini yang kok nganggur banget sampe beli timbangan). Namanya juga wanita, ada timbangan nganggur ya bawaannya pengen dites lah ya, masih normal apa udah ga keliatan angkanya.. Hehehe..
Ya, kami giliran lah nimbang satu per satu. Pas giliranku, ya aku pede lah naikin tu timbangan. Seingetku siiih.. Terakhir timbang di klinik kantor (yang notabene seminggu sebelum berangkat kesini), angkanya masih kalem antara 51 dan 52. Yaah balada abis putus (ups..) jadinya adek makin kurus bang..
TAPIIIII.. entah kenapa timbangan menunjukkan angka yang kurang wajar. 54,7.
WHAT??? I CAN'T BELIEVE IT.
Turun lagi, tarik nafas sambil elus dada, siapin mental, istighfar, sholat hajat, terus naik lagi.
Nothing's changed.

Apa yang terjadi????
Baru 2 bulan aja dah naik 2 kilo?
Apa kabar 12 bulan kemudian? Naik 24 kilo gitu?
Pulang-pulang lak iso-iso aku ga naik dalem pesawat, tapi masuk di bagasinya..
Subhanallah wabihamdiiih..


Satu bulan kemudian..

Emang sih pola makan kami sangat teratur dan masih Indonesia sekali. Belum masuk itungan makan kalo kami ga makan nasi. Wes gitu, lauknya harus ada sayur dan protein hewani. Sebagai mbok disini (tar diceritain juga deh), saya mah nurut aja apa maunya tenant yang lain. Kan ga enak juga kita udah masak tapi kita sendiri aja yang makan, yang lainnya pada gamau makan (meskipun ga mungkin juga sih).. Hahaha..

Di bulan ketiga saya mencoba peruntungan saya. Timbang badan lagi...
Daaaaaan.. Lebih mengejutkan lagi. Angka bergeser ke arah 56,4. (nangis gero-gero karo kukur-kukur lemah). Dan percayalah kisanak, dibalik semua ini, ada makhluk yang ngakak liat reaksiku pas timbang badan.
Seumur hidup berat badan saya belum pernah nembus angka 55 lo. This is the first time in my life.

Iki aku wes curiga. Naiknya akan stabil dan akan terus naik. Apalagi abis ini musim dingin dan banyak essay. Makin mager dan pasti butuh banyak asupan gizi. Dan memang bener. Di bulan kelima ini, berat badanku dah mentok di 57,4 (red: ini nimbang tadi siang). Syedih syekali..

Emang winter ini gampang banget kelaperan. Eh, ga cuman winter tok sih.. Ehehehe.. Saya yang notabene anaknya nggeragas (apa aja dimakan), pasti lah selalu craving something to fullfil my appetite. Pokoknya kunyah kunyah kunyah dan kunyah..

Sempet iri sama temen-temen yang rumahnya agak jauhan dari lingkungan kampus dan butuh effort lebih untuk pergi kuliah. Karena mereka selalu bilang kalo berat badan mereka menurun drastis. Kan enak, ga usah olahraga susah-susah, dah turun berat badannya. Fyuuh..
Ah, tapi gak ah. Lebih enak bersyukur daripada iri sama orang lain. Alhamdulillah deket dari kampus, deket sama banyak fasilitas umum yang penting, kayak rumah sakit, swalayan, halte bus, stasiun kereta.. Alhamdulillah, bisa selalu masuk kuliah tepat waktu.. Alhamdulillah..

Well, sekarang pe er nya adalah balikin ni berat badan ke angka limit maksimal pas jaman di Jakarta. Ini sedang diusahakan dan diupayakan kok.. Haha.. Semoga bulan depan dah bisa deh.. Haha..

Nilai.. Oh Nilai..

"Hasil tidak akan mengkhianati usaha"


Tapi kayaknya quote itu ga berlaku buat saya. Di saat semua temen pada nyebutin mayoritas angka keramat mereka dengan awalan "6", saya selalu ngerasa insecure. Hampir semua mata kuliah mereka score nya "with merit", lha saya??? Boro boro.. Pass aja udah ALHAMDULILLAH sujud syukur ga perlu re-sit assignment lagi. *lapkeringet

Sekarang, nilai jadi bahan pembicaraan yang cukup sensitif (buat saya). Dah macem ngomongin pilkada lah, bawaannya pada baper. Mungkin itu hal yang membanggakan buat sebagian orang yang nilainya di atas rata-rata. Tapi buat saya, itu bukan hal yang penting untuk dibahas apalagi dibandingkan.

Memang setiap school atau department punya kebiijakan masing-masing dalam pemberian nilai. Itu makanya, tolong jangan banding2in dong. Mungkin awalnya ga ada niat buat bandingin, tapi kan sayanya baper. Jadi saya lebih memilih buat ga komentar. Egois? Biarin! Toh apa untungnya buat kalian tau nilai saya?

Tapi jadinya aku makin mikir. Cek kebacute aku. Sesusah itukah essaynya? Atau sekosong itukah otak saya? Udah berusaha belajar, baca, ngurangin jalan n jajan #eh, tapi kok ya ngerasa ga ada perkembangan yang signifikan. Mau sampe kapan kayak gini terus? Dah siap nanti balik Indo dibilang percuma sekolah jauh-jauh kalo ga ada hasilnya. Kalo kualitasnya masih sama kayak sebelum sekolah. Cuman ngabisin uang negara aja.

Woalah, bukannya menyesal atau gak bersyukur. Banyaaaaak hal yang saya dapet di sini. Ga ada alasan untuk ga bersyukur (sebenernya..). Cuman kok kalo deket sama sesama awardee kayak ngerasa gimana gitu. Kayak ada di antara ujung tebing, tinggal kenak angin aja wes njlungup nang jurang. Saiki piye cara ben masio kenek angin ga njlungup. GOLEK CEKELAN. Lek ngga, yo blajar MIBER :).

18/05/2015

I can't stop smiling today..

Alhamdulillah wasyukurillah.. Masih dikasih umur panjang, nikmat yang banyaaak.. Masih bisa bernafas, masih bisa minum, masih bisa jalan, masih bisa ketawa, masih bisa ngeluarin air mata..

Subhanallah.. Allah memang Maha Besar.. Ga ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaan hari ini kecuali SYUKUR ALHAMDULILLAH..

Lebih tepatnya seminggu ini..
Bisa pulang ke Malang, ketemu orang rumah dalam waktu yang super duper singkat..
Kedatengan temen deket yang kuliah di Bandung, cerita dari a sampai z, haha hihi, gosip sana sini..
Bisa kongkow bareng temen kantor, ngupi-ngupi cantik..
Bisa jalan-jalan cek-cek barang dagangan..
Bisa nonton bareng temen SMA yang super seru dan asik..
Dan hari ini, masih bisa dikasih umur panjang..

26

Tua? bukan.. ini dewasa..
Pembelaan? bukan.. ini fakta..

Saya sama sekali tidak merasa tua.. kalo orang lain yang bilang saya tua sih terserah mereka.. hehehe..
Di umur segini itu, rawan pertanyaan KAPAN NIKAH? CALONNYA ORANG MANA? TUNGGU APA LAGI? MAMANYA UDAH PENGEN GENDONG CUCU..
Apalagi saya cewek.. 26 itu angka yang udah agak sedikit melebihi target berkeluarga.. katanya..

Dari kemarin ketemu sama 2 temen SMA.. Topik bahasannya ga jauh-jauh dari resolusi dan impian kita, yang udah kesampean dan yang belum terealisasi.. Yang sudah ditempel di dinding kamar dan pinggir lemari.. 2016..
Ga jauh-jauh dari jodoh dan menikah..
Yang saya suka dari mereka.. Motivasi dalam bentuk ejekan selalu dilontarkan dan selalu tepat sasaran.. Banyak nasehat wejangan sekaligus doa yang diucapkan mereka secara langsung atau ga langsung..

Makasih ya teman-teman.. Atas semua doa dan ucapan.. Nasehat dan wejangan..
Sampai detik ini masih ada aja doa dan ucapan dari kalian..

18 MEI 2015, 26 tahun sudah seorang ANGGI MISAFUL BEWANI numpang hidup di dunia ini..
Makasih Mamah, Bapak, adek buat semua doa yang selalu kalian panjatkan setiap hari, doa yang ga putus-putus buat anakmu yang masih belum bisa membanggakan kalian, yang masih belum bisa jawab kalo ditanya sama siapa sekarang kalo jalan, yang masih selalu ngerepotin minta tolong transfer buat beli tiket kereta, yang masih banyaaaak banget kekurangannya..
Tapi Anggi janji, akan selalu berusaha banggain kalian, berusaha mengangkat derajat keluarga kita biar ga selalu dilihat sebelah mata, berusaha mencari pasangan yang baik supaya bisa jagain Anggi ketika nanti suatu saat Anggi harus lepas dari keluarga..

Makasih teman-teman buat ucapan selamat dan doanya.. Semua doa baik itu akan kembali pada kalian yang sudah tulus mengucapkan.. Aku yakin Allah akan ngasih lebih banyak buat kalian.. Sekali lagi TERIMA KASIH..

Ga ketinggalan, makasih juga buat Google.. Aku dikasih ucapan selamat.. Jadi terharuuu.. :D


Liat juga di ujung kanan atas, email masuk di gmailnya juga 26.. Hehe.. :D